728x90 AdSpace

Latest News

Top Ad unit 728 × 90

Powered by Blogger.
Sunday, February 2, 2014

Kepemilikan Persepam-MU Mulai Dipertanyakan

Madura United - IST
SLI - Jelang lawatan perdana Persepam-MU ke tanah Papua, pada laga awal Indonesia Super League (ISL). Sejumlah isu kepemilikan tim asal Pamekasan itu kembali mencuat ke permukaan. Bahkan, di jejaring sosial terjadi saling kecam antara para pendukung pro Achsanul Qasasi dengan pendukung yang kontra.

Sebelumnya, sempat terjadi gejolak dan beda persepsi antar pendukung Persepam-MU terkait nama tim yang tidak lagi menggunakan nama Persepam (berganti menjadi Madura United FC), di salah satu iklan yang terpampang di salah satu akses Suramadu, Bangkalan.

Namun pada saat itu, manajer Persepam-MU, Achsanul Qasasi membantah, pemasangan iklan yang tidak mencantumkan nama Persepam itu murni demi kepentingan sponsor bukan kehendak dirinya. "Saya betul-betul heran, isu tidak pernah berhenti. Dan hebatnya isu itu terus menggerogoti persatuan Madura," kata Achsanul Qasasi, melalui Short Message Service (SMS) kepada beritajatim.com, Senin (30/12/2013) lalu.

Achsanul juga menjelaskan, Persepam-MU merupakan metamorfose sepakbola Madura. Baliho besar di Bangkalan, tidak lain hanyalah persembahan sponsor, dan mereka (sponsor, baca) memang menargetkan Rakyat Madura, sebagai Target Market. "Jadi bukan ganti nama. Sampai saat ini tidak ada pengajuan ganti nama ke PT Liga Indonesia. Tetap namanya Persepam Madura United (P-MU)," jelas Achsanul, pada saat itu.

Isu terkait kepemilikan Persepam-MU kembali terkuak, setelah sejumlah pecinta sepak bola Pamekasan, yang tergabung dalam Forum Pecinta Sepak Bola Pamekasan (FPSBP) melakukan audiensi dengan Bupati Pamekasan, Achmad Syafii, terkait eksistensi Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Pamekasan, yang dinilai fakum, Kamis (30/01/2014) kemarin.

"Selama ini, PSSI Pamekasan tidak pernah aktif. Sehingga kami tergerak untuk mendorong agar kembali aktif, dan segera menggelar Muscab. Karena sesuai dengan rekomendasi dari Pengprov PSSI Jatim, bagi Pengcab PSSI yang masa jabatannya berakhir sampai akhir 2012 harus menggelar Muscab. Tetapi hingga kini PSSI Pamekasan masih belum menggelar Muscab," kata Fathorragman, Koordinator FPSBP.


Selain itu, pada audiensi dengan orang nomor satu di Pamekasan juga kembali dipertanyakan hubungan Pengcab PSSI dengan Persepam-MU. Sebab Persepam-MU merupakan nama lain dari tim sepak bola asal Pamekasan. Yakni Persepam.

"Nah selama ini kan publik tidak pernah mendapatkan penjelasan tentang itu, bagaimana hubungan Pengcan PSSI dengan Persepam-MU. Apakah Pemkab Pamekasan punya saham di Persepam-MU atau gimana. Sebab saat ini, Persepam-MU sudah dibawah naungan PT Pojur (Madura United)," ungkap Fathorrahman.

Dalam pertemuan tersebut, selain membahas tentang posisi Persepam-MU saat ini. Juga membicarakan banyak hal, termasuk juga berbagai program untuk kembali mengaktifkan program-program PSSI Pamekasan, yang selama ini tidak terdengar.

Selain itu, Bupati Achmad Syafii juga berjanji untuk kembali merumuskan dan membicarakan kembali tentang kefakuman PSSI Pamekasan. Dalam waktu dekat juga akan segera digelar Musyawarah Cabang (Muscab) PSSI Pamekasan.

Hal tersebut memunculkan isu, bahwa kepemilikan tim berjuluk Laskar Sape Kerap akan berganti kepemilikan dari tangan Achsanul Qasasi, sebagai pemegang saham dengan PT Pojur Madura United, miliknya.

Menanggapi isu tersebut, Manejer Parsepam-MU, Achsanul Qasasi menyampaikan melalui BlackBerry Massenger kepada beritajatim.com, Sabtu (01/02/2014). "Kalo (kalau) Pemda (Pemerintah Daerah Pamekasan) mampu dan boleh silakan saja," tulis Achsanul, singkat.[beritajatim]

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Kepemilikan Persepam-MU Mulai Dipertanyakan Rating: 5 Reviewed By: Safara