![]() |
| Mudari Karya - Goal |
Di laga itu, Pusam menerapkan skema bertahan dengan lima bek, dan bermain efisien. Rapatnya pertahanan tak pelak membuat barisan penyerang Persebaya yang dikomando Greg Nwokolo dan Emmanuel 'Pacho' Kenmogne merasa frustasi.
Kokohnya pertahanan yang dikomando kapten M Robi dan Naser Al Sebai, ditambah penampilan gemilang kiper anyar Rivki Mokodompit, mampu menahan gempuran tuan rumah. Tercatat satu tendangan penalti, dan tiga tendangan bebas mampu dipatahkan eks penjaga gawang Sriwijaya FC ini.
Namun hasil imbang di depan mata buyar setelah gawang Pesut Mahakam dijebol lewat gol tunggal Greg di menit ke-81. Namun hasil ini tak membuat Mundari Karya kecil hati. Ia tetap memuji penampilan impresif anak asuhnya.
“Kita sudah berusaha curi poin, tapi inilah hasilnya. Intinya, saya tetap apresiasi upaya para pemain berjuang di atas lapangan di pertandingan itu,” ujar pelatih berusia 52 tahun ini.
Solidnya pertahanan Pusam diakui pelatih Persebaya Rahmad Darmawan.
“Pusam bermain dengan pola permainan bertahan yang sempat membuat pemain kami kesulitan melakukan passing ke daerah mereka. Pusam juga sangat disiplin. Kami sempat mengawali permainan dengan mengikuti tempo lawan,” ucap Rahmad. [goal]
