![]() |
| Djoko Driyono - Liputan6 |
Klub berjuluk Bajul Ijo itu menang 2-1 saat menjamu Mitra Kukar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (1/2/2014) malam WIB dalam ajang Liga Super Indonesia (ISL) tahun kompetisi 2014.
Untuk merayakan kemenangan tersebut, Bonek menyalakan petasan dan kembang api di tribun penonton. Padahal, PSSI sudah menegaskan kalau ISL 2014 harus terbebas dari petasan, kembang api, bom asap dan sejenisnya.
"Jalannya pertandingan itu ada catatan khusus yang kaitannya dengan flare. Itu sudah melanggar kedisiplinan," kata Sekretaris Jenderal PSSI, Joko Driyono di Jakarta, Senin (3/2/2014).
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Jokdri tersebut menjelaskan kalau Bajul Ijo terancam denda sebesar 5 hingga 10 juta Rupiah. Komdis PSSI akan melakukan sidang mengenai hal itu pada Sabtu (8/2/2014).
"Sanksinya memang seperti itu. Jika terjadi pengulangan, maka akan digandakan. Kalau terulang kembali, maka mereka harus bertanding tanpa penonton," tegas Jokdri yang juga menjabat sebagai CEO PT Liga Indonesia.[inilah]
